Sejumlah Anggota Houthi Tewas dalam Serangan Udara di Marib dan Al-Jawf
Televisi Yaman melaporkan sejumlah anggota milisi Houthi tewas akibat serangan udara yang menargetkan posisi mereka di Marib dan Al-Jawf.
Poin Utama
AITelevisi Yaman melaporkan pada Sabtu (16/3) bahwa sejumlah anggota milisi Houthi tewas akibat serangan udara yang menargetkan posisi mereka di Marib dan Al-Jawf.
Ditambahkan, serangan udara tersebut menyasar peluncur roket, pangkalan peluncur Katyusha, serta gudang senjata milik milisi Houthi di distrik Al-Jubah, Al-Safra, dan Majzar di provinsi Marib dan Al-Jawf, yang mengakibatkan kematian sejumlah anggota milisi, termasuk para ahli peluncur roket.
Anggota Dewan Kepresidenan, Sultan Al-Aradah, menegaskan pentingnya meningkatkan kesiapan tempur serta memperkuat kemampuan pertahanan dan operasional di seluruh unit militer dan keamanan guna meningkatkan kinerja dan memenuhi tuntutan situasi saat ini.
Hal itu disampaikan Al-Aradah saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Yaman Letnan Jenderal Taher Al-Aqili dan Kepala Staf Umum sekaligus Komandan Operasi Gabungan Letnan Jenderal Sagheer bin Aziz, serta dihadiri Komandan Koalisi Arab di Marib Brigadir Jenderal Faris Al-Shammari, untuk membahas perkembangan situasi militer dan lapangan, tingkat kesiapan, serta pelaksanaan rencana operasional di berbagai front.
Sebelumnya, Komando Pasukan Gabungan Koalisi mengumumkan pelaksanaan operasi militer terbatas yang menargetkan sasaran militer sah milik milisi Houthi di Provinsi Al-Hudaydah, sebagai respons atas berlanjutnya serangan Houthi terhadap kapal-kapal dagang di Laut Merah.
Juru bicara resmi Pasukan Koalisi, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, menjelaskan bahwa milisi Houthi terus secara sistematis menargetkan kapal dagang, yang menjadi ancaman bagi salah satu jalur pelayaran internasional terpenting dan menambah catatan kejahatan serta terorisme maritim mereka.
Al-Maliki menegaskan bahwa Arab Saudi telah dan akan terus mendukung rakyat dan pemerintah Yaman dalam berbagai situasi, serta menekankan komitmen Kerajaan untuk terus membantu Yaman menghadapi milisi Houthi.
Dalam kesempatan yang sama, Al-Maliki menegaskan bahwa koalisi tidak menargetkan Pelabuhan Al-Hudaydah, dan seluruh pelabuhan Yaman termasuk Al-Hudaydah, Ras Issa, dan Al-Salif tetap terbuka untuk pelayaran, menerima kapal dagang bermuatan bahan makanan, barang, bahan bakar, dan material bangunan, serta penerbangan ke bandara-bandara Yaman juga masih berjalan.
