Lompat ke konten
Sabtu, 25 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Pertahanan Sipil Nyatakan Bahaya di Yanbu Telah Berlalu, Imbau Warga Tetap Waspada

Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil menyatakan bahaya di Yanbu telah berlalu setelah peringatan dini pagi ini, dan mengimbau warga tetap mengikuti instruksi resmi.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Mobil pertahanan sipil Arab Saudi di Yanbu

Poin Utama

AI

Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil pada pagi hari ini mengeluarkan peringatan melalui platform nasional peringatan dini darurat di wilayah Yanbu, memperingatkan adanya bahaya yang mengancam. Namun, otoritas kemudian memastikan bahwa bahaya tersebut telah berlalu, sambil menekankan pentingnya tetap mengikuti instruksi pertahanan sipil serta menghindari kerumunan dan aktivitas merekam atau memotret selama situasi darurat.

Pertahanan Sipil menjelaskan bahwa saat menerima pesan peringatan dari platform nasional peringatan dini, masyarakat diimbau tetap tenang dan mematuhi instruksi resmi. Warga juga disarankan segera menuju tempat aman terdekat di dalam gedung atau ruangan dalam yang jauh dari jendela, dan tetap berada di sana hingga situasi dinyatakan aman.

Pertahanan Sipil menegaskan pentingnya tidak keluar dari rumah atau gedung sampai bahaya benar-benar berlalu, menjauhi area terbuka dan kaca, serta tidak berada di balkon atau atap. Jika berada di luar rumah, warga disarankan segera masuk ke gedung terdekat atau berlindung di balik pelindung yang kokoh.

Otoritas juga mengingatkan masyarakat untuk tidak berkerumun dan tidak melakukan perekaman atau pemotretan sama sekali, serta menjauhi lokasi berbahaya. Jika menerima pesan peringatan saat mengemudi, pengemudi diminta menepi di tempat aman yang jauh dari jembatan dan gedung tinggi. Pertahanan Sipil menekankan pentingnya menghubungi nomor darurat (911) untuk wilayah Mekkah, Madinah, Riyadh, dan wilayah Timur, serta (998) untuk wilayah lain di Arab Saudi jika melihat adanya bahaya, serta selalu mengikuti instruksi melalui saluran resmi.

Komentar (0)