Lompat ke konten
Selasa, 28 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Proyek Masam Singkirkan 1.367 Ranjau di Yaman dalam Sepekan

Proyek Masam dari Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman berhasil menyingkirkan 1.367 ranjau di berbagai wilayah Yaman pada pekan keempat Juli 2026.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 2 mnt baca
Tim Masam membersihkan ranjau di Yaman

Poin Utama

AI

Proyek Masam yang dijalankan oleh Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman untuk membersihkan ranjau di Yaman berhasil menyingkirkan 1.367 ranjau di berbagai wilayah Yaman pada pekan keempat Juli 2026. Ranjau yang berhasil diangkat meliputi 73 ranjau antitank, 13 ranjau antipersonel, 1.275 amunisi yang belum meledak, dan 6 alat peledak rakitan.

Tim Masam di Provinsi Aden menyingkirkan 10 ranjau antipersonel, 8 ranjau antitank, 603 amunisi yang belum meledak, dan 6 alat peledak rakitan. Selain itu, dua amunisi yang belum meledak ditemukan di Distrik Qa'atabah, Provinsi Dhale. Di Provinsi Al Hudaydah, satu amunisi yang belum meledak ditemukan di Distrik Hays, serta satu ranjau antitank dan satu amunisi yang belum meledak di Distrik Al Khawkhah. Di Distrik Mukalla, Provinsi Hadramaut, tim menyingkirkan 3 ranjau antipersonel, 5 ranjau antitank, dan 525 amunisi yang belum meledak.

Di Distrik Midi, Provinsi Hajjah, tim menyingkirkan 45 ranjau antitank dan 68 amunisi yang belum meledak. Di Distrik Al-Madharibah, Provinsi Lahij, ditemukan 24 amunisi yang belum meledak. Di Distrik Al-Wadi, Provinsi Marib, tim menyingkirkan 13 ranjau antitank dan satu amunisi yang belum meledak. Sementara di Provinsi Taiz, ditemukan 3 amunisi yang belum meledak di Distrik Mokha, satu ranjau antitank dan 18 amunisi yang belum meledak di Distrik Dhubab, 7 amunisi yang belum meledak di Distrik Al-Muzaffar, dan 22 amunisi yang belum meledak di Distrik Salah.

Dengan demikian, jumlah ranjau yang berhasil disingkirkan sejak awal Juli hingga kini mencapai 5.653 ranjau. Sejak dimulainya Proyek Masam, total ranjau yang telah diangkat mencapai 576.778 ranjau, yang sebelumnya ditanam secara acak di berbagai wilayah Yaman dan mengancam nyawa anak-anak, perempuan, serta lansia, serta menebar ketakutan di tengah masyarakat.

Arab Saudi melalui Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman terus melanjutkan upaya pembersihan ranjau di Yaman, dalam rangka meningkatkan keselamatan warga sipil dan membantu masyarakat Yaman untuk hidup lebih aman dan bermartabat.

Komentar (0)