Lompat ke konten
Selasa, 28 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

AS Tinjau Ulang Keberadaan Militer di Eropa, Desak NATO Bertanggung Jawab atas Pertahanan

Amerika Serikat mengumumkan peninjauan ulang kehadiran militernya di Eropa dan mendorong NATO agar Eropa lebih bertanggung jawab atas pertahanannya.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Bendera Amerika Serikat dan NATO di Eropa

Poin Utama

AI


Amerika Serikat pada Senin mengumumkan dimulainya peninjauan ulang kehadiran militernya di Eropa, langkah yang merupakan kelanjutan dari pernyataan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dalam pertemuan para menteri pertahanan NATO pada Juni lalu terkait masa depan penempatan pasukan AS di benua itu.

Wakil Menteri Pertahanan AS, Elbridge Colby, melalui unggahan di platform X, menjelaskan bahwa peninjauan ini akan dilakukan secara "nyata" dan bertujuan memastikan NATO bergerak cepat dan tak dapat dibalik menuju penyerahan tanggung jawab utama pertahanan konvensional Eropa kepada negara-negara Eropa sendiri, sesuai pernyataan Menteri Pertahanan saat itu.

Colby menambahkan, hasil peninjauan ini akan mempercepat transformasi NATO menjadi "aliansi yang lebih kuat, adil, dan berkelanjutan".

Langkah ini diambil di tengah kritik Amerika Serikat terhadap negara-negara Eropa yang menolak mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan NATO di wilayah mereka selama perang melawan Iran.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS juga telah mengisyaratkan kemungkinan pengurangan kontribusi Amerika dalam anggaran NATO jika sejumlah negara tidak memenuhi komitmen yang telah disepakati pada KTT NATO di Den Haag tahun lalu.

Pada KTT tersebut, para pemimpin negara anggota berjanji mengalokasikan setidaknya 5% dari produk domestik bruto untuk belanja keamanan pada 2035, dengan 3,5% di antaranya khusus untuk pengeluaran militer murni.


Komentar (0)